Apa Itu Bill of Landing dalam Pengiriman Container
Home / Artikel Container

Apa Itu Bill of Landing dalam Pengiriman Container

Bill of Lading atau B/L adalah dokumen pengangkutan laut. Pahami fungsi, data penting, nomor container, seal, shipper, consignee, dan delivery order.

Tarif Pengiriman Container dapat berubah sewaktu-waktu. Hubungi team marketing untuk informasi terbaru.
Kota Asal Kota Tujuan Harga Minimal
← Geser untuk melihat lebih banyak →

Apa Itu Bill of Lading dalam Pengiriman Container

Penjelasan Bill of Lading atau B/L dalam pengiriman container, fungsi dokumen, data yang tercantum, dan bedanya dengan delivery order, manifest, serta dokumen pengiriman lain.

Edukasi Dokumen Logistik • Bill of Lading • Container FCL

Bill of Lading atau sering disingkat B/L adalah dokumen penting dalam pengiriman laut dan pengiriman container. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti bahwa barang telah diterima untuk diangkut, memuat informasi pengiriman, dan menjadi salah satu dokumen yang digunakan dalam proses pengeluaran atau penyerahan barang sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagian orang sering menulisnya sebagai “Bill of Landing”. Istilah yang benar adalah Bill of Lading. Karena sudah banyak yang terlanjur menyebut “landing”, halaman ini tetap menjelaskan istilah tersebut agar tidak membingungkan customer yang sedang mencari informasi tentang dokumen pengiriman container.

Dalam pengiriman container FCL, B/L berkaitan dengan data shipper, consignee, notify party, nama kapal, pelabuhan asal, pelabuhan tujuan, nomor container, nomor seal, jumlah koli, deskripsi barang, dan informasi lain yang dibutuhkan dalam proses pengiriman.

Catatan penting: artikel ini bersifat edukasi. Penerbitan, format, dan penggunaan Bill of Lading mengikuti ketentuan pelayaran, carrier, terminal, atau pihak terkait. LSJ Container membantu customer memahami kebutuhan data pengiriman, tetapi tidak boleh mengubah data dokumen tanpa validasi pihak terkait.

Apa Itu Bill of Lading?

Bill of Lading adalah dokumen pengangkutan yang digunakan dalam pengiriman laut. Dalam konteks container, dokumen ini berisi informasi penting tentang barang, pihak pengirim, pihak penerima, rute pengiriman, container, dan detail pelayaran.

Bill of Lading sering dianggap sebagai salah satu dokumen utama karena menjadi dasar informasi pengiriman. Customer perlu memastikan data yang diberikan sejak awal benar, karena kesalahan kecil pada nama, alamat, jumlah barang, atau nomor container dapat menimbulkan proses koreksi yang memakan waktu.

Bill of Lading atau Bill of Landing?

Istilah yang benar adalah Bill of Lading, bukan Bill of Landing. Kata “lading” berkaitan dengan muatan atau pengapalan barang. Namun dalam percakapan sehari-hari, banyak orang salah menulisnya menjadi “landing” karena terdengar mirip.

Jika customer mencari “Bill of Landing”, yang biasanya dimaksud tetap dokumen Bill of Lading atau B/L. Untuk menghindari salah paham, gunakan istilah B/L saat berkomunikasi dengan CS, pelayaran, atau pihak logistik.

Fungsi Bill of Lading

Bukti Penerimaan Barang

Menunjukkan bahwa barang sudah diterima untuk proses pengangkutan sesuai data pengiriman.

Dokumen Pengangkutan

Memuat detail rute, kapal, pelabuhan, container, dan pihak yang terlibat.

Dasar Penyerahan

Menjadi salah satu acuan dalam proses pengeluaran atau penyerahan barang sesuai ketentuan.

Kontrol Data

Membantu menyamakan informasi antara shipper, consignee, pelayaran, dan pihak logistik.

Bill of Lading dalam Pengiriman Container

Dalam pengiriman container, Bill of Lading mencatat informasi container dan muatan. Data seperti nomor container, nomor seal, jenis container, jumlah koli, deskripsi barang, pelabuhan asal, dan pelabuhan tujuan biasanya menjadi bagian penting dalam dokumen ini.

Untuk pengiriman FCL, satu container digunakan khusus untuk satu customer. Karena itu, ketepatan data B/L sangat penting agar pengiriman dapat dicocokkan dengan booking, status kapal, dokumen operasional, dan proses delivery di tujuan.

Data yang Biasanya Ada di Bill of Lading

DataContohFungsi
ShipperNama pengirimMenunjukkan pihak yang mengirim barang.
ConsigneeNama penerimaMenunjukkan pihak penerima barang.
Notify PartyPihak yang diberi notifikasiMembantu komunikasi saat barang tiba.
Port of LoadingPelabuhan muatMenunjukkan pelabuhan asal pengiriman.
Port of DischargePelabuhan bongkarMenunjukkan pelabuhan tujuan.
Container / SealNomor container dan sealMencocokkan fisik container dengan dokumen.

Jenis Bill of Lading yang Sering Dibahas

Dalam praktik logistik, customer bisa mendengar beberapa istilah seperti original B/L, copy B/L, telex release, atau sea waybill. Penggunaan istilah tersebut mengikuti ketentuan pelayaran, jenis pengiriman, kebutuhan dokumen, serta kesepakatan pihak yang terlibat.

Customer tidak perlu menghafal semua jenis dokumen, tetapi perlu memahami bahwa cara pengeluaran barang dapat berbeda tergantung tipe dokumen dan instruksi dari pihak terkait. Jika ragu, tanyakan ke admin atau CS agar tidak salah prosedur.

Beda Bill of Lading, Delivery Order, Manifest, dan Invoice

DokumenPengertian SederhanaCatatan
Bill of LadingDokumen pengangkutan laut.Memuat data pengiriman, kapal, container, dan pihak terkait.
Delivery OrderDokumen/izin untuk pengeluaran barang.Digunakan dalam proses release sesuai ketentuan.
ManifestDaftar muatan kapal.Digunakan oleh pihak operasional dan otoritas terkait.
InvoiceDokumen tagihan atau nilai barang/jasa.Bukan pengganti B/L dalam proses pengangkutan.

Alur Dokumen dalam Pengiriman Container

Secara sederhana, alur dimulai dari data booking dan instruksi pengiriman. Setelah container diproses, data seperti shipper, consignee, rute, muatan, nomor container, dan nomor seal akan menjadi bagian penting untuk dokumen pengiriman.

Setelah kapal berangkat atau sesuai prosedur pihak terkait, dokumen dapat digunakan untuk proses administrasi di tujuan. Jika ada kesalahan data, koreksi dokumen bisa membutuhkan waktu dan persetujuan, sehingga data awal harus diperiksa dengan teliti.

Risiko Jika Data B/L Salah

Kesalahan pada Bill of Lading dapat menyebabkan proses pengeluaran barang terhambat. Kesalahan nama penerima, alamat, jumlah koli, deskripsi barang, nomor container, atau nomor seal bisa memicu klarifikasi dan revisi dokumen.

Untuk mengurangi risiko, customer sebaiknya mengirim data tertulis yang jelas, bukan hanya melalui percakapan singkat. Jika ada revisi, sampaikan secepat mungkin sebelum dokumen diproses lebih lanjut.

Hubungan B/L dengan Tracking Container

Nomor booking, nomor container, nomor seal, dan informasi B/L dapat membantu admin mengecek status pengiriman. Namun tracking tetap dilakukan berdasarkan data operasional yang tersedia, bukan hanya dari satu nomor dokumen saja.

Jika customer ingin meminta update, kirim rute, nama pengirim, tanggal pickup/stuffing, nomor booking, nomor container, nomor seal, dan nama penerima. Data lengkap akan membantu admin menemukan pengiriman yang benar.

Data yang Perlu Disiapkan Customer

Siapkan data berikut: nama pengirim, nama penerima, alamat, rute, jenis barang, jumlah koli, berat/volume, nomor container, nomor seal jika sudah ada, dan kontak PIC yang aktif.

Untuk pengiriman baru, customer juga perlu menyiapkan alamat pickup, alamat tujuan, titik maps, akses truk container, jadwal kesiapan barang, serta kebutuhan 20FT atau 40FT. Data ini membantu CS membaca kebutuhan pengiriman dan dokumen dengan lebih tepat.

Hubungannya dengan Layanan LSJ Container

LSJ Container membantu customer dalam pengiriman container FCL domestik/antar pulau. Dalam proses tersebut, data dokumen seperti booking, nomor container, nomor seal, dan informasi penerima menjadi bagian penting dalam koordinasi pengiriman.

Jika customer membutuhkan penjelasan tentang dokumen pengiriman, CS dapat membantu memberi arahan umum. Namun penerbitan, revisi, atau penggunaan dokumen resmi tetap mengikuti ketentuan pihak pelayaran, terminal, dan pihak terkait.

FAQ Bill of Lading

Apa itu Bill of Lading?

Bill of Lading adalah dokumen pengangkutan laut yang memuat data pengiriman, pihak pengirim, pihak penerima, rute, kapal, container, dan informasi muatan.

Apakah istilah yang benar Bill of Lading atau Bill of Landing?

Istilah yang benar adalah Bill of Lading. Bill of Landing adalah salah tulis yang sering terjadi karena bunyinya mirip.

Apa fungsi Bill of Lading dalam pengiriman container?

Fungsinya sebagai dokumen pengangkutan, bukti penerimaan barang untuk diangkut, dan salah satu acuan dalam proses administrasi pengiriman serta penyerahan barang.

Data apa saja yang biasanya ada di B/L?

Data yang biasanya ada antara lain shipper, consignee, notify party, pelabuhan asal, pelabuhan tujuan, nama kapal, nomor container, nomor seal, jumlah koli, dan deskripsi barang.

Apakah B/L sama dengan Delivery Order?

Tidak sama. B/L adalah dokumen pengangkutan, sedangkan Delivery Order berkaitan dengan izin atau proses pengeluaran barang sesuai ketentuan pihak terkait.

Apakah LSJ bisa membantu menjelaskan data dokumen pengiriman?

Bisa, CS LSJ dapat membantu memberi arahan umum terkait data pengiriman. Namun penerbitan, revisi, dan penggunaan dokumen resmi tetap mengikuti ketentuan pelayaran atau pihak terkait.

Konsultasi Dokumen Pengiriman Container

Butuh bantuan memahami data booking, nomor container, nomor seal, atau dokumen pengiriman? Hubungi CS LSJ dengan data rute dan pengiriman Anda.

Chat dengan Kami

Memuat kontak...

Pilih Kontak WhatsApp

Memuat kontak...

Pilih Kontak WhatsApp

Memuat kontak...