Pengertian Third Party Logistics 3PL
Home / Artikel Container

Pengertian Third Party Logistics 3PL

Third Party Logistics atau 3PL adalah layanan logistik pihak ketiga. Pahami peran 3PL dalam pengiriman domestik, supply chain, dan container FCL.

Tarif Pengiriman Container dapat berubah sewaktu-waktu. Hubungi team marketing untuk informasi terbaru.
Kota Asal Kota Tujuan Harga Minimal
← Geser untuk melihat lebih banyak →

Pengertian Third Party Logistics 3PL

Penjelasan tentang Third Party Logistics atau 3PL, perannya dalam rantai pasok, perbedaannya dengan 1PL/2PL/4PL, dan kaitannya dengan pengiriman container FCL.

Edukasi Logistik • 3PL • Container FCL

Third Party Logistics atau 3PL adalah model layanan logistik ketika perusahaan menggunakan pihak ketiga untuk membantu mengatur sebagian proses logistiknya. Bentuknya bisa beragam, mulai dari transportasi, pergudangan, distribusi, pengiriman antarpulau, sampai koordinasi rantai pasok sesuai kebutuhan bisnis.

Dalam praktiknya, 3PL membantu bisnis agar tidak harus menangani semua proses logistik sendiri. Perusahaan dapat fokus pada produksi, penjualan, atau distribusi barang, sementara proses pengiriman dan koordinasi operasional dibantu oleh pihak logistik yang lebih terbiasa menangani rute, armada, jadwal, dan kebutuhan dokumen.

Untuk pengiriman container FCL, konsep 3PL relevan karena pengiriman antarpulau membutuhkan koordinasi banyak tahap: pickup, stuffing, trucking, jadwal kapal, terminal, bongkar, dan delivery. Semakin besar volume barang, semakin penting koordinasi logistik yang rapi.

Catatan layanan: artikel ini bersifat edukasi. LSJ Container fokus membantu pengiriman container FCL domestik/antar pulau. Layanan seperti fulfillment e-commerce, manajemen gudang penuh, inventory management, atau kepabeanan internasional harus divalidasi terpisah dan tidak otomatis termasuk dalam layanan LSJ.

Apa Itu Third Party Logistics 3PL?

Third Party Logistics atau 3PL adalah penyedia layanan logistik pihak ketiga yang membantu perusahaan mengelola kebutuhan logistik. Perusahaan tidak harus mengerjakan semua proses sendiri, tetapi dapat menggunakan bantuan pihak luar untuk transportasi, distribusi, pengiriman, gudang, atau koordinasi operasional tertentu.

Istilah 3PL sering digunakan dalam dunia supply chain karena banyak bisnis membutuhkan mitra logistik untuk menangani proses yang kompleks. Di Indonesia, konsep ini sangat relevan karena distribusi barang sering melibatkan pengiriman antarkota dan antarpulau.

Fungsi 3PL dalam Rantai Pasok

Koordinasi Pengiriman

Mengatur proses pengiriman barang dari titik asal ke tujuan sesuai kebutuhan bisnis.

Efisiensi Operasional

Membantu perusahaan mengurangi beban pengaturan armada, jadwal, dan vendor sendiri.

Skalabilitas

Mendukung bisnis ketika volume pengiriman meningkat atau rute semakin banyak.

Monitoring

Membantu komunikasi status pengiriman berdasarkan data booking dan update operasional.

Contoh Layanan 3PL

Contoh layanan 3PL dapat mencakup trucking, pergudangan, distribusi, pengiriman antarpulau, pengiriman container, pengaturan jadwal, pengemasan, fulfillment, dan koordinasi delivery. Namun tidak semua penyedia 3PL menyediakan semua jenis layanan tersebut.

Karena cakupan 3PL sangat luas, customer perlu memastikan layanan apa yang benar-benar disediakan. Ada penyedia yang fokus pada gudang dan fulfillment, ada yang fokus pada trucking, ada yang fokus pada container, dan ada yang menggabungkan beberapa layanan sesuai kapasitasnya.

Perbedaan 1PL, 2PL, 3PL, dan 4PL

IstilahArti SederhanaContoh
1PLPerusahaan mengurus logistik sendiri.Bisnis punya armada dan tim internal sendiri.
2PLPenyedia jasa transportasi tertentu.Perusahaan trucking atau pelayaran.
3PLPihak ketiga yang membantu mengelola proses logistik.Koordinasi pengiriman, trucking, distribusi, atau container.
4PLPihak yang mengelola strategi dan integrasi banyak penyedia logistik.Pengelola supply chain yang mengatur beberapa 3PL/vendor.

Hubungan 3PL dengan Pengiriman Container

Pengiriman container membutuhkan koordinasi yang lebih kompleks dibanding pengiriman kecil. Ada proses pickup, stuffing, pengaturan container 20FT atau 40FT, jadwal kapal, closing pelabuhan, pengiriman laut, bongkar di tujuan, dan delivery lanjutan. Di sinilah konsep 3PL relevan karena customer sering membutuhkan pihak yang membantu mengatur alur tersebut.

Untuk bisnis yang rutin mengirim barang antarpulau, bantuan logistik pihak ketiga dapat membuat proses lebih terarah. Customer tidak perlu menghubungi banyak pihak sendiri untuk setiap tahap, selama cakupan layanan sudah disepakati sejak awal.

3PL dan Pengiriman FCL 20FT/40FT

Dalam pengiriman FCL, satu container digunakan khusus untuk satu customer. Barang tidak dicampur dengan kiriman customer lain. Skema ini cocok untuk barang bisnis, stok distributor, material proyek, mesin, sparepart, produk industri, dan barang volume besar.

Penyedia logistik yang menangani FCL perlu memahami rute, ukuran container, berat, volume, akses lokasi, jadwal kapal, dan kebutuhan delivery. Data yang tidak lengkap dapat menyebabkan salah estimasi biaya, salah jadwal, atau kendala saat pengiriman berjalan.

Manfaat Menggunakan 3PL

Manfaat utama menggunakan 3PL adalah membantu perusahaan mengurangi beban operasional logistik. Perusahaan dapat lebih fokus pada kegiatan utama, sementara kebutuhan pengiriman dibantu oleh pihak yang memiliki pengalaman mengatur rute, jadwal, dan koordinasi lapangan.

Manfaat lainnya adalah fleksibilitas. Ketika volume pengiriman berubah, bisnis dapat menyesuaikan kebutuhan tanpa harus langsung menambah armada atau tim internal. Namun manfaat ini tetap bergantung pada kualitas komunikasi dan kejelasan data sejak awal.

Risiko Jika Salah Memilih 3PL

Risiko yang sering muncul adalah salah ekspektasi. Customer mengira semua hal sudah termasuk, padahal layanan yang diberikan hanya mencakup sebagian proses. Misalnya, biaya trucking, bongkar, alat berat, storage, atau delivery lanjutan belum tentu termasuk jika tidak dijelaskan dalam penawaran.

Risiko lain adalah data barang tidak lengkap, alamat tidak jelas, atau akses lokasi tidak mendukung. Jika penyedia logistik tidak melakukan validasi sejak awal, pengiriman bisa mengalami revisi biaya, keterlambatan, atau kendala saat proses delivery.

Faktor Biaya dalam Layanan 3PL

Biaya dalam layanan 3PL dipengaruhi oleh jenis layanan yang dipakai. Untuk pengiriman container, faktor utamanya meliputi rute, ukuran container, jenis barang, berat, volume, alamat pickup, alamat tujuan, akses truk, jadwal kapal, space, dan kebutuhan alat bongkar.

Jika layanan mencakup gudang, penyimpanan, packing, fulfillment, atau distribusi multi-titik, komponen biayanya akan berbeda. Karena itu, customer perlu memastikan cakupan layanan sebelum membandingkan harga antar penyedia.

Akses Lokasi dan Data Operasional

Dalam pengiriman container, akses lokasi menjadi bagian penting. Truk container membutuhkan ruang masuk, ruang putar, tinggi bebas, area berhenti, dan lokasi bongkar yang aman. Jika lokasi memiliki jalan sempit, portal, kabel rendah, jembatan terbatas, atau batas jam kendaraan besar, delivery harus divalidasi lebih dulu.

Data operasional seperti titik maps, jam muat, jam bongkar, kontak PIC, forklift, crane, dan kondisi jalan membantu CS membaca apakah pengiriman bisa diproses door-to-door atau perlu skema lain.

Data yang Perlu Disiapkan Customer

Siapkan data berikut: rute, jenis barang, berat, volume, dimensi, jumlah koli, foto barang, alamat pickup, alamat tujuan, titik maps, akses truk container, pilihan 20FT atau 40FT, jadwal kesiapan barang, dan target pengiriman.

Jika customer membutuhkan layanan lebih dari pengiriman container, misalnya gudang, penyimpanan, distribusi multi-titik, atau fulfillment, sampaikan sejak awal agar tim dapat menjelaskan apakah kebutuhan tersebut dapat dibantu atau perlu divalidasi terpisah.

Peran LSJ Container dalam Konteks 3PL

LSJ Container berperan membantu customer dalam kebutuhan pengiriman container FCL antarpulau. Fokus utamanya adalah pengecekan rute, ukuran container, jadwal kapal, estimasi biaya, akses pickup, akses delivery, dan koordinasi pengiriman melalui admin/CS.

Jika customer mencari layanan 3PL dalam arti luas seperti warehousing penuh, inventory management, fulfillment e-commerce, atau sistem distribusi multi-channel, kebutuhan tersebut perlu dijelaskan terlebih dahulu dan tidak otomatis termasuk dalam layanan pengiriman container.

FAQ Third Party Logistics 3PL

Apa itu Third Party Logistics atau 3PL?

Third Party Logistics atau 3PL adalah layanan logistik pihak ketiga yang membantu perusahaan mengatur sebagian proses logistik seperti transportasi, pengiriman, gudang, distribusi, atau koordinasi operasional.

Apa bedanya 3PL dengan freight forwarding?

Freight forwarding lebih fokus pada pengaturan pengiriman, sedangkan 3PL dapat lebih luas karena bisa mencakup transportasi, gudang, distribusi, fulfillment, dan koordinasi rantai pasok.

Apakah pengiriman container termasuk bagian dari 3PL?

Bisa termasuk, terutama jika pengiriman container menjadi bagian dari layanan logistik pihak ketiga untuk memindahkan barang antarpulau atau antar lokasi bisnis.

Apakah LSJ Container melayani 3PL penuh?

LSJ Container fokus pada pengiriman container FCL domestik/antar pulau. Kebutuhan 3PL luas seperti gudang penuh, fulfillment, atau inventory management perlu divalidasi terpisah.

Data apa yang perlu dikirim untuk konsultasi pengiriman FCL?

Kirim rute, jenis barang, berat, volume, dimensi, jumlah koli, alamat pickup, alamat tujuan, titik maps, akses truk container, pilihan 20FT atau 40FT, dan target jadwal.

Apa risiko jika memilih layanan logistik tanpa data lengkap?

Risikonya adalah salah estimasi biaya, jadwal tidak realistis, akses delivery bermasalah, revisi harga, atau pengiriman tertunda karena data barang dan alamat belum jelas.

Konsultasi Pengiriman Container FCL

Butuh bantuan pengiriman container antarpulau? Chat CS LSJ untuk cek rute, jadwal, ukuran container, akses lokasi, dan estimasi biaya pengiriman.

Chat dengan Kami

Memuat kontak...

Pilih Kontak WhatsApp

Memuat kontak...

Pilih Kontak WhatsApp

Memuat kontak...